NATURE, SUISTANABLE, AND HARMONIC AGRICULTURE
Tampilkan postingan dengan label Pertanian Organik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian Organik. Tampilkan semua postingan

Petani dalam konsep Pertanian organik


Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) merupakan sebuah konsep pasar baru tentang produk pertanian organik yang menjadi permintaan konsumen dalam era globalisasi, dimana aturan tersebut mengharuskan produk pertanian harus aman dari segi kesehatan dan sesuai prosudural yang sudah di tetapkan.  Hal ini memaksa petani untuk beralih dari pertanian anorganik menjadi pertanian organik jika ingin produk.nya bisa mendapat nilai tukar yang lebih tinggi. Namun dalam pelaksanaan.nya beberapa persoalan pun mulai muncul terkait dengan pertanian organik ini, mulai dari kesiapan para petani untuk beralih, variabel pendukung untuk pelaksanaan pertanian organik dan sekulumit persoalan lain terkait hal tersebut.

Pertanian Organik Vs. Hidroponik


Saat ini semakin banyak perdebatan mengenai mana yang lebih baik, apakah hasil tanaman organik atau hidroponik. Perdebatan yang cukup kompleks dikalangan masyarakat bahkan pelaku bisnis pertanian ini muncul  karena semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat akan hasil pertanian yang aman dan baik bagi manusia dan alam, yang bahkan kemudian paradigma ini kian menjadi tren.
Saat ini masyarakat semakin tertarik dengan makanan yang berlabel organik. Bahkan bukan hanya makanan sekarang ini segala sesuatu yang berlabel organik selalu laris manis dan di cari orang dipasaran, Contohnya :beras organik, buah dan sayur organik, kosmetik organik, shampo organik bahkan tas dan pakaian organik menjadi buruan dan tren di masyarakat.

Pertanian Organik sebagai Sistem Pertanian berkelanjutan

Mengamati perkembangan pangan dan komoditas pertanian akhir-akhir ini, khususnya perkembangan dalam harganya yang dicirikan oleh tren yang meningkat, yang merupakan kebalikan tren harga-harga komoditas pangan dan pertanian selama kurang-lebih setengah abad terakhir abad ke-20, sangatlah menarik. Apalagi kalau kita mengingat bahwa sebagian besar rumah tangga di negara-negara berkembang, khususnya Indonesia, lebih dari setengah pengeluaran pangannya dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, tidak seperti pangsa pengeluaran pangan rumah tangga di negara maju, yang proporsinya kurang dari 10 persen.

Peluang Pertanian Organik di Indonesia


Luas lahan yang tersedia untuk pertanian organik di Indonesia sangat besar. Dari 75,5 juta ha lahan yang dapat digunakan untuk usaha pertanian, baru sekitar 25,7 juta ha yang telah diolah untuk sawah dan perkebunan (BPS, 2000). Pertanian organik menuntut agar lahan yang digunakan tidak atau belum tercemar oleh bahan kimia dan mempunyai aksesibilitas yang baik.

Prospek Pertanian Organik Indonesia


Memasuki abad 21, masyarakat dunia mulai sadar bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian bahan kimia sintetis dalam pertanian. Orang semakin arif dalam memilih bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Gaya hidup sehat dengan slogan Back to Nature telah menjadi trend baru meninggalkan pola hidup lama yang menggunakan bahan kimia non alami, seperti pupuk, pestisida kimia sintetis dan hormon tumbuh dalam produksi pertanian. Pangan yang sehat dan bergizi tinggi dapat diproduksi dengan metode baru yang dikenal dengan pertanian organik.

Design by Chocrz Blue Ice | Blogger Template by Chocrz Blue Ice